Tiada Kemenangan Tanpa Latihan

Filipi 2:14
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 63; Markus 7; Bilangan 9-10.


Seorang pemain dan pelatih sepak bola yang sukses bernama Casey Seymour, memperhatikan bahwa setiap anggota timnya selalu tidak suka dengan aktivitas yang mengakhiri setiap pelatihan. Sebelum meninggalkan lapangan, mereka harus berlari dengan kecepatan penuh tanpa istirahat sejauh 91 meter sebanyak 10 kali. Jika waktu tempuh mereka melebihi batas waktu yang telah ditentukan, mereka harus mengulanginya.

Para pemain membenci latihan penutup tersebut hingga tiba saat bertanding. Kemudian barulah mereka menyadari bahwa dengan latihan penutup itulah, mereka dapat bermain dengan kapasitas penuh sepanjang pertandingan. Usaha mereka telah membuahkan hasil sebagai juara.
 
Bukankah pertandingan dan pekerjaan bisa dikatakan sebuah medan yang sama? Memiliki tantangan dan diperlukan usaha yang sama untuk meraih keberhasilan. Jika kita harus bangun lebih pagi, bekerja lebih lama dan lebih banyak ketimbang orang lain, atau meluangkan waktu untuk menambah pengetahuan dalam pekerjaan, janganlah jadikan itu semua sebagai beban.

Paulus menekankan untuk melakukan segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan. Mengapa? Dalam banyak kasus, bersikap negatif terhadap hal-hal yang tidak disukai dalam pekerjaan, pelatihan misalnya, seringkali menghambat seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan itu dengan maksimal. Latihan-latihan jelas diperlukan untuk menempa seseorang untuk tampil lebih baik, bahkan untuk menjadi terbaik. Prinsip tabur tuai sangat berlaku dalam dunia kerja. Mereka yang telah menuai kemenangan, pasti sudah menabur banyak latihan.

Proses sama pentingnya dengan hasil.

Menghargai Hidup

Yakobus 4:13-14
Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 64; Markus 8; Bilangan 11-12.


Banyak orang yang menghancurkan kehidupannya dengan hal-hal yang sia-sia karena tidak mengerti mengapa Allah menempatkan mereka di bumi ini. Kehidupan kita ini begitu penting karena kita berharga di mata Tuhan. Bagaimana cara kita menghargai hidup ini?

Pertama, hargailah pasangan Anda. Suami menghargai istrinya, begitu pula sebaliknya. Menghargai berarti juga mengerti kekurangan dan kelebihan masing-masing pasangan. Martin Luther sangat menghargai istrinya, Katie sehingga suatu hari ia pernah berkata "Aku tidak akan mengganti Katie dengan apa pun juga, bahkan meski dengan negara Perancis atau pun kota Venice."
 
Kemudian belajarlah menghargai rekan kerja Anda. Ray Kroc, pendiri McDonald's pernah berkata "Tak seorang pun dari kami lebih penting daripada yang lain dalam kelompok kami." Mia Hamm seorang pemain kunci sepak bola wanita Amerika Serikat yang terkenal berkata "Saya adalah salah seorang anggota dari sebuah tim, dan saya bergantung kepada tim saya. Saya selalu mendahulukan tim dan rela berkorban demi tim karena timlah, bukan setiap orang yang ada di dalamnya, yang menjadi juara akhir."

Jangan biarkan pengorbanan Kristus menjadi sia-sia dengan menghancurkan hidup ini dengan hal-hal yang tidak penting. Bila kita menyadari bahwa kita adalah orang-orang yang sudah ditebus oleh darah Kristus yang begitu mahal, sudah sepatutnya kita mengerti bahwa betapa berharganya kehidupan ini. Mari, hargai hidup Anda dengan berpikir dan melakukan hal-hal yang memberkati agar dunia ini menjadi lebih hidup dan bermakna!

Jangan menyalibkan Kristus untuk kedua kalinya dengan melakukan hal yang sia-sia.

Teruslah Bersikap Sabar

Ibrani 6:12
Agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 76; Roma 4; Bilangan 35-36.


Anda telah berjalan dengan iman. Anda telah mempercayai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan Anda. Tetapi apakah yang Anda lakukan bila hasilnya sepertinya lambat datang dan Anda tergoda untuk menyerah karena putus asa? Bersikaplah sabar!

Pada hari-hari ini tidak banyak dibicarakan orang tentang kesabaran. Tetapi bila sampai pada urusan menerima sesuatu dari Tuhan, kesabaran itu sama pentingnya dengan iman. Kesabaran akan menentukan perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan bagi Anda. Kesabaran memperkuat dan menopang iman sampai hasilnya dinyatakan.
 
Setelah Anda merenungkan janji-janji Tuhan dan memilikinya dalam roh Anda, kesabaran akan mendorong Anda untuk terus bertahan. Kesabaran itu adalah kuasa. Ia memiliki ketabahan untuk menolak dusta iblis yang menyatakan bahwa Firman itu tidak berhasil bagi Anda. Ia mengetahui bahwa firman Tuhan tidak pernah gagal. Kesabaran takkan melangkah surut karena ketakutan, melainkan akan terus maju dalam iman sampai Anda memperoleh jawabannya.


Bila hasil dari iman Anda agaknya lambat tiba, janganlah menyerah karena putus asa! Teruslah mengutamakan Firman dengan kesabaran, maka Anda pasti akan menerima janji Tuhan!

Kesabaran akan membawa Anda menjadi seorang pemenang.

Tembok Perubahan

2 Timotius 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 81; Roma 9; Ulangan 9-10
Orang-orang di sekitar Anda menolak suatu perubahan, padahal situasi akan lebih baik jika perubahan itu diterapkan. Apa yang harus dilakukan?

Kemungkinan besar Anda berhadapan dengan mereka yang merasa terancam akan jadi korban dengan adanya perubahan itu. Biasanya mereka tidak punya visi dan tujuan yang jelas, karena itu mereka sulit menjadi fleksibel dan menyesuaikan diri dengan hal-hal yang tak terduga.
 
Sebaliknya, orang yang punya visi biasanya akan merasa sedikit terganggu dengan perubahan itu (karena tidak ada perubahan yang nyaman), tapi mereka akan melihatnya sebagai sesuatu yang wajar dan bahkan perlu demi terjadinya perbaikan kualitas.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah berdoa seperti Nehemia. Nehemia tidak pernah berdoa agar Allah membangun kembali tembok kota Yerusalem. Sebaliknya, ia mendoakan sebuah kesempatan untuk pergi dan membangunnya sendiri. Allah menghargai niat Nehemia. Dia membantu melunakkan hati Raja Artahsasta sehingga raja mendukung visi Nehemia. Berdoalah agar Allah memberi kita hikmat dan kesempatan untuk membuka mata orang-orang yang keras hati.

Kedua, tolonglah orang-orang itu agar mereka merasa aman. Untuk itu kekuatiran mereka perlu didengar dan visi serta dampak dari perubahan perlu dijelaskan sehingga mata mereka terbuka.

Tidak ada yang mustahil jika Allah beserta Anda.

Bukti kalau bahasa Indonesia lebih simpel dari bahasa Inggris

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMKpnYxFb3l9YPT4Y61SWoCdOLCudZEeFjHsJkJTYqGYeNQUkhudBAPNAtS9A7E6be5nSqEP9bbPW_HvCqR5L2gssNrouzUYZSwg2UqJRsX2lldqJPyBjRnwPnw1dij29JA2w25t6TDT0/s400/cintai-indonesia-jokjaicon1.jpg
In English : "Would you care to validate your previous statement?"
In Indonesian : "SUMPE LO?!

In English : "Sorry, I think you miscalculated your own capabilities to handle the task at hand."
In Indonesian : "Nenek lu kiper!

In English : "Would you care to elaborate on that statement?"
In Indonesian : "MAKSUD LOH?!"

In English : "There's a 75% chance I won't make it, I'm far too busy for ur stupid event."
In Indonesian : "Insya'allah gw dateng!"

In English : "The meeting will start at 9:15 AM. Please be there 15 minutes beforehand."
In Indonesian : "Rapatnya jam 8!"

In English :"Let's try this new scam and see if those carbo-ladden brains buy it"
In Indonesian : "Mama minta pulsa"

In English : "Please stop by our outlet. There might be stuff you'll find interesting."
In Indonesian : "Giordanonya, Kakaaak!"

In English : "I've stumbled upon something that might be of interest to you. You might find it useful."
In Indonesian : "CEKIDOT GAN!"

In English : "I'm so overwhelmed by this turn of event that I'm speechless and in awe."
In Indonesian : "ANJROT!"

In English : "This is a very interesting topic that everybody should stay updated about this."
In Indonesian : "Sundul, Gan!"

In English : "I definitely won't make it. You guys go and have fun without me."
In Indonesian : "Ntar gue nyusul."

In English : "You're absolutely, positively 100% correct. But I knew that already."
In Indonesian : "EMBEER!"

In English : "That's so profound. I can't contribute anything further but I need to say something to sound equally smart."
In Indonesian : "Dalem."